Prodi PG PAUD FKIP UMS merupakan program studi yang menjadi pondasi dalam dunia pendidikan. Selain meningkatkan kualitas pendidikan, program studi pg paud pun tak lupa untuk melaksanakan bakti sosial untuk masyarakat yang membutuhkan uluran tangan. Bakti sosial ini adalah sebagai bentuk kepedulian program studi pg paud untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu secara ekonomi. Jika ekonomi dapat berdampak pada pendidikan, tentunya kekurangan ekonomi dapat juga berdampak untuk kurangnya kualitas yang didapat. Pada tanggal 23 November 2019 mahasiswa Pg Paud melaksanakan bakti sosial di Ngargoyoso, Boyolali.

Benar adanya bahwa, di desa ini terdapat masyarakat yang masih menghuni di tempat tinggal yang kurang layak. Untuk itu mahasiswa program studi pg paud menggalang dana untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Pemberian bantuan ini juga sudah disetujui oleh ketua RT setempat melalui surat perizinan sehingga mahasiswa pg paud juga mendapat informasi alamat warga yang membutuhkan uluran. Bantuan yang diberikan berupa, uang dan sembako. Mahasiswa yang menuju ke Ngargoyoso berjumlah 15, dan didampingi oleh ketua himpunan mahasiswa pg paud yaitu Tira Lapan Sari. Selain memberikan bantuan kepada warga. HMP PG PAUD juga mengajar di TK daerah ngargoyoso.

Kegiatan mengajar di TK Ngargoyoso ini menjadi gambaran untuk mahasiswa fakultas pendidikan, bahwa masih ada akses pendidikan yang sarana prasarananya kurang mendukung. Bahkan di TK ini muridnya jumlahnya sedikit. Sebagai mahasiswa yang bernaung di pendidikan anak usia dini ini merupakan masalah yang harus diselesaikan juga oleh mahasiswa maupun lulusan pendidikan anak usia dini, yaitu dengan memperkuat sosialisai agar masyarakat saling bahu membahu membuka fasilitas untuk belajar anak, dimulai dari jalur non formal pun tidak menjadi masalah, gerakan kecil ini akan mendorong pemerintah dan masyarakat lain untuk tergerak dalam mengembangkan pendidika. Tentunya peran mahasiswa ini harus didampingi dengan kualitas yang dapat diberikan kepada pendidikan anak usia dini. Sehingga perlu peran semua pihak untuk mengentaskan masalah ekonomi dan pendidikan untuk memajukan kualitas sumber daya manusia yang akan berdampak pula pada kebermutuan pengelolaan lingkungan sekitar. Sehingga masyarakatpun juga akan semakin sejahtera.